Hendrik Furqon - Sastra Anak



Judul Buku: SASTRA ANAK; Pondasi Awal Pendidikan Karakter
Penulis: Hendrik Furqon, M.Pd.
Ukuran Buku: 14,8 x 21 cm
Tebal Buku: x + 248 hlm
ISBN/QRCBN: 62–508–8296–785
Tahun Terbit: 2022
Cetakan ke-: Pertama, 2022
Penerbit: CV. Progresif
______________________________________

Perlu kita sadari bersama bahwa setiap anak memiliki bakat dan keunikannya masing masing, semua anak terlahir cerdas dengan pontensi bawaan masing-masing, jadi kita sebagai orang dewasa tak perlu membandingkan atau menyamakan anak yang satu denga anak yang lain apalagi sampai mendiskriminasikan. Semua anak wajib mecoba agar kita tau potensi mana yang condong pada anak agar kita tau bagaimana cara mengembangkan potensi anak tersebut. Selain mengembangkan potensi anak hal lain yang perlu diperhatikan adalah bagaimana menciptakan karakter yang baik bagia anak, untuk menciptakan karakter yang baik maka perlu merubah pola fikir anak sejak awal. Perdana menteri perempuan pertama Inggris mengatakan perhatikan apa yang kamu fikirkan karena apa yang kamu fikirkan akan menjadi ucapan, perhatikan apa yang kamu ucapkan karena apa yang kamu ucapkan akan menjadi tindakan, perhatikan tindakanmu karena tindakanmu akan menjadi sebuah kebiasaan, perhatikan kebiasaanmu karena kebiasanmu akan menjadi sebuah karakter.

Dari kutipan diatas bisa kita simpulkan membentuk karakter anak tidak semudah membalikan telapak tangan. Selalu harus ada yang dijaga dan dipertahankan mulai dari pemikiran, ucapan sehingga menciptakan sebuah tindakan yang berkelanjutan yang biasa disebut dengan kebiasaan, yang pada akhirnya bermuara pada karater yang kuat. Ibarat sebuah pohon maka karakter itu butuh dirawat dan dijaga dengan baik sehingga akar dari karakter itu kokoh tertancap secara kuat, akar yang kuat akan mampu menyerap saripati tanah dengan baik dan mampu membentuk pohon yang kokoh, rindang, tidak mudah tumbang serta menghasilkan buah yang baik. Begitu pula penanaman karakter pada anak juga harus kuat biar membentuk pribadi yang kuat tidak mudah goyah dengan ujian dan godaan sehingga buah dari karakter itu bisa bermanfaat untuk umat karena sebaiknya baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk manusia lainnya.(***)

Posting Komentar

0 Komentar