Penerbit Progresif, Berawal dari Aktivisme untuk Menebar Pengetahuan







Eko Nugroho, CEO Penerbit Progresif


Dunia literasi, merupakam saham penting atas lahirnya kemerdekaan bangsa Indonesia. Hal itu turut menjadi salah satu motivasi yang melandasi berdirinya Penerbit Progresif seperti dikatakan Eko Nugroho, CEO Penerbit Progresif.

Sebagai seorang aktivis, pemuda asal Lamongan, Jawa Timur itu sudah sangat akrab dengan dunia literasi dan pemikiran kritis, sehingga merintis penerbitan dan percetakan buku adalah salah satunya sebagai langkah menggeliatkan literasi sebagaimana tagline-nya, 'Menebar Pengetahuan, Melawan Kebodohan'.

Usaha penerbitan buku yang dirintis oleh Eko, sapaan akrabnya, sejak 2017 itu masih bersifat indie atau self publishing, alias menerbitkan dan mencetak berdasarkan pesanan dan melakukan pemasaran secara mandiri.

Kendati demikian, usaha yang digagas oleh lelaki yang tengah menempuh Pendidikan Pascasarjana UNISDA Lamongan itu cukup ramai peminat, terbukti hingga kini sudah ratusan judul buku yang telah diterbitkan dan dicetak Penerbit Progresif.

Eko mengisahkan, jalan berliku yang harus dilaluinya dalam mengembangkan Penerbit Progresif cukup terjal.

"Pilihan yang sulit tentu, karena keinginan mendirikan penerbitan ini saya mulai dengan menjual kendaraan pribadi saya, susah makan, dan banyak lainnya, sangat sulit memulainya," kisahnya.

Namun, perlahan semakin banyak penulis yang memercayakan karyanya untuk diterbitkan oleh usaha rintisannya itu.

"Alhamdulillah sekarang sudah cukup banyak judul buku, karya-karya para penulis yang dipercayakan kepada kami," ungkap Eko.

Ia pun mengaku semakin yakin dan percaya terhadap jalan yang telah dipilih dan dilaluinya untuk mengembangkan dunia literasi itu.

"Alhamdulillah, saya semakin yakin untuk terus mengembangkan yang telah saya pilih dan lakukan ini." tegas lelaki yang juga Sarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNISDA Lamongan itu.

Posting Komentar

0 Komentar