Surokim - Memahami Riset Sosial & Komunikasi Kontemporer

Judul Buku: MEMAHAMI RISET SOSIAL & KOMUNIKASI KONTEMPORER
Penulis: Surokim
Ukuran Buku: 14,8 x 21 cm
Tebal Buku: xiv + 196 hlm
ISBN: 978–623–6222–51–5
Cetakan: Pertama, Desemer 2021
Penerbit: CV. Progresif

______________________________________

Riset bidang sosial sejatinya jauh lebih rumit jika dibandingkan dengan riset bidang eksakta. Riset sosial relatif lebih kompleks karena tidak semua fenomena yang diamati bisa didekati secara fisik-ragawi (Bagong Suyanto, 1995). Obyek riset sosial lebih banyak yang abstrak dan tidak selalu nampak jika didekati secara fisik-ragawi. Ia kadang hanyalah berupa gejala-gejala abstrak di masyarakat, tetapi bisa dirasakan dan menjadi problem penting untuk bisa dipahami, dijelaskan, dan dipecahkan agar menjadi solusi bagi pembangunan masyarakat.

Dalam melaksanakan riset, peneliti diwajibkan untuk menggunakan metode ilmiah dan harus ditaati dengan benar sehingga data yang diperoleh bisa cermat (accurate), andal (reliable), dan sahih (valid) (Sujana, 1995). Metodologi dan metode yang tepat juga sekaligus dapat menjadi uji bagi pihak lain guna menghasilkan pengetahuan yang sama benarnya dalam perspektif pengetahuan ilmiah. Metode diperlukan karena pengetahuan itu tidak langsung jadi, masih berserakan, dan membutuhkan proses perapian yakni reduksi, sistematisasi, dan simplifikasi. Hal ini agak berbeda dengan ilmu alam yang relatif lebih tetap, permanen, dan tidak dinamis.

Varian paradigma baru seperti konstruktivis, kritis, dan partisipatoris dalam riset sosial diyakini akan bisa memperkuat perkembangan ilmu sosial guna menjawab perkembangan dinamika sosial mutakhir. Secara khusus buku ini juga mendorong dikembangkan riset sosial yang lebih progresif untuk menjawab berbagai tantangan dan perubahan lingkungan mutakhir yang cepat dan dinamis melalui riset aksi. Riset ilmu sosial dan komunikasi akan bisa memberi kontribusi lebih signifikan jika kita istiqomah mengembangkan riset riset aksi dengan paradigma partisipatoris.

Posting Komentar

0 Komentar